Featured | Lomba

9 Resolusi 2018: Mewujudkan 365 Hari Lebih Produktif

Desember 31, 2017

Menjelang pergantian tahun, tentu ada banyak hal yang dapat di refleksi dari 365 hari yang telah terlewati pada tahun 2017. Banyak kejadian menarik, kejutan, dan hal tak terduga yang mengisi hari-hari,

Kilas balik, hampir setengah tahun saya habiskan untuk berobat, sebagian besar resolusi 2017 pun belum bisa terwujud karena kesehatan yang benar-benar drop. Bahkan saya tak menyangka jika tahun ini  saya harus menjalani 2 kali operasi. Pertama di bulan Juli dan yang kedua di bulan Oktober, jarak operasi yang tidak jauh. Sedih, frustasi, iri kepada yang sehat sudah pernah saya rasakan di masa-masa labil itu. Banyak hikmah yang saya ambil, tidak boleh menyepelekan kesehatan dan lebih bersabar.

Sekilas refleksi untuk tahun ini, lembaran baru sebentar lagi akan dimulai. Menjalani hari tanpa sebuah tujuan tentu bukan hal yang baik. Resolusi juga bukan sebuah catatan pengisi hari semata, tetapi resolusi sebagai pedoman untuk diwujudkan. Membuat resolusi pun bukan asal-asalan, tetapi rinci agar tak sekadar jadi mimpi.

Selamat datang 2018, ini resolusi untuk menyambutmu

1. Lancar Kuliah

Memasuki semester tua harapan terbesar tidak ada lagi drama-drama di masa kuliah. Semakin giat belajar dan tidak menunda-nunda tugas yang ada. Lancar kuliah dan tak ada hambatan dari manapun, terutama dari segi kesehatan. Makanya saya selalu sediakan Theragran-M, vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Sehingga kesehatan saya bisa lebih terjaga dan semoga di tahun 2018 IPK semakin meningkat atau minimal bisa mempertahankannya.

 

2. Menambah wawasan

Setelah refleksi diri, ternyata wawasanku masih sangat kurang. Nah, tahun depan saya menargetkan harus membaca minimal 1 buku per bulan diluar buku akademik. Menambah wawasan sangatlah penting, terutama ketika mencari ide. Akhir-akhir ini saya sering merasa buntu ketika mencari ide, ya tak lain dan tak bukan karena minimnya buku yang saya baca di tahun ini.

 

3. Research

research

Jujur rasanya sangat terlambat baru berkecimpung dibidang research semester ini, ternyata saya ketagihan! Tahun ini, saya dan tim diberi kesempatan sampai level PIMNAS untuk mempresentasikan PKM-KC kami dan PIMNAS menjadi kesempatan perdana bagi kampus kami. Syukurnya lagi, kami diberi kesempatan untuk mempresentasikan paper di level internasional. Menurut saya, pengalaman memang menjadi guru terbaik. Walaupun belum berkesempatan menang, tapi hal ini menyadarkan bahwa saya kembali menyukai research. Jika tahun ini saya baru lolos di dua kesempatan, resolusi saya 2018 adalah minimal lolos paper, 2  internasional dan 3 nasional

 

4. Lomba

Ada banyak lomba yang gagal untuk saya ikuti di tahun ini. Selain karena menunda-nunda, terkadang saya juga lupa kapan tenggat waktu untuk mengirim. Mengatasi hal tersebut, di tahun 2018 saya sudah menyiapkan buku agenda dan mengorganisir folder lomba agar lebih mudah terbaca. Resolusi saya, di tahun 2018 saya dapat mengikuti minimal 5 lomba masing-masing dibidang esai, artikel, blog, maupun fotografi.

 

5. Mengasah Hobi Menari

Menari tradisional merupakan hobi saya sejak kelas 4 SD. Sejak SD hingga SMA tarian yang saya kenal hanya tari Bali. Kuliah terasa berbeda, banyak hal baru yang saya dapat terutama pengalaman menari tradisional Jakarta. Sayangnya, semester ini perkembangan saya di bidang menari kurang signifikan. Jarang berlatih menjadi penyebab utamanya, gimana mau berlatih, tahun ini aja saya sibuk bolak balik ke dokter untuk check up. Sedih sih, tapi ini menyadarkan saya. Jadwal yang padat terkadang membuat saya gampang sakit. Untungnya saya direkomendasikan vitamin untuk mengembalikan daya tahan tubuh setelah sakit, yups Theragran-M. Sakit menghambat hobi? Tidak lagi. Tahun 2018, saya berjanji pada diri sendiri untuk menghapal minimal 2 tarian baru baik lewat sanggar maupun otodidak dengan menonton di YouTube.

 

6. Traveling

Traveling sering kali dipandang sebelah mata, beberapa mengatakan buang-buang uang, waktu dan tenaga. Padahal traveling ada banyak manfaatnya dan sudah banyak dibahas di internet. Bagi saya hal yang paling penting selain pengalaman dan eksplor tempat baru adalah pengetahuan baru yang saya dapat.  Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, saya mengunjungi lebih sedikit tempat baru. Padahal kangen banget sebenarnya ngemper di stasiun dan bandara, haha.  Sekali lagi, kesehatan menghambat, saya belum boleh duduk terlalu lama, karena menurut dokter saya memerlukan minimal 3 bulan masa pemulihan pasca operasi. Harapan saya, semoga di tahun 2018 saya bisa mengunjungi tempat-tempat baru di Indonesia dan luar negeri yang telah menjadi wishlist selama ini.

 

7. Mendaki

 

Kesempatan mendaki gunung sangat saya impikan untuk diwujudkan di tahun 2018, ya minimal 1 kali lah. Sempat nangis saat bulan Juli lalu teman-teman pergi mendaki, tanpa saya. Sedih, kesal, tapi mau bagaimana lagi, saat itu baru beberapa minggu setelah operasi pertama dan kondisi tubuh masih sangat lemah. Jangankan mendaki, jalan aja masih sempoyongan, yang ada malah merepotkan nanti. Sampai saat ini pun, saya belum boleh melakukan aktivitas berat sampai benar-benar pulih. Padahal tahun lalu, saya sempat mendaki Semeru dan Papandayan, sedangkan tahun ini tidak sama sekali. Hmm, kebayangkan gimana masalah kesehatan menghambat semuanya. Makanya saya sekarang rutin mengkonsumsi vitamin untuk mengembalikan kondisi tubuh setelah sakit dan sudah berkonsultasi dengan dokter. Apalagi syukurnya saya sudah tidak mengkonsumsi obat dokter lagi, jadi untuk mempercepat pemulihan saya selalu minum Theragran-M 1 tablet sehari.

8. Konsisten Menulis Blog

Ini nih yang paling susah, ”konsisten”. Mulai ngeblog sebenarnya udah lama, tapi serius baru akhir-akhir ini. Tujuan buat blog sebenarnya untuk berbagi, terutama berbagi pengalaman dan info tempat-tempat wisata. Sayangnya sering banget bingung mau nulis apa atau bahkan kelupaan. Harapannya, tahun depan bisa lebih banyak berbagi lewat tulisan tentang apapun seperti kuliah, review buku, research, lomba, tari tradisional, traveling, mendaki, atau bahkan tentang pengalaman dalam kesehatan. Semoga tidak hanya konsisten, tetapi semakin berbobot.

 

9. Menjaga Kesehatan

theragran-m

Semua resolusi yang ditulis akan sulit terwujud kalau kesehatan terganggu, hikmah tahun ini. Jika sakit menyerang, produktivitas pun berkurang. Tentu, resolusi 2018 yang paling utama adalah lebih sehat dan sakit jangan kelamaan. Rutin berolahraga minimal 1 kali seminggu, lebih banyak mengkonsumsi air putih dan selalu menyediakan Theragran-M, vitamin untuk memulihkan kondisi tubuh setelah sakit. Theragran-M mengandung vitamin A, D, B1, B2, B6, B12, Niasinamida, Kalsium Pantotenat, C, E, serta mineral iodium, besi, tembaga II, mangan II, magnesium dan seng. Jangan pernah menyepelekan kesehatan, karena harta yang paling berharga adalah kesehatan.

Resolusi-resolusi ini sepertinya akan memadatkan agenda tahun 2018, untuk menjaga daya tahan tubuh selalu sediakan Theragran-M biar kalau sakit jangan lama-lama seperti di tahun ini, sehingga waktu satu tahun cukup untuk mewujudkan resolusi

Ini resolusiku, apa resolusimu?

 

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M

  1. Suka deh resolusi mendaki, wish kita bisa mendaki bareng lagi, and semoga kuliahnya lancar eka! Dan kalo bisa lulusnya nanti barengan sama dina biar bisa nengokin hehe, but i wish all the resolution can be come true! 🙂

  2. Resolusi paling menarik wislist no 2, 6, dan 9 terpenting. Info kalo ada kegiatan di wislist” itu. Jangan lupa istirahat yg cukup juga.. Btw mengalami operasi dan pemulihan memang memerlukan waktu yg tidak sedikit. Benar kata tulisan ini jgn sampai sakit menjadi halangan buat kita mencapai resolusi itu.

  3. Waah makasih kak sudah mau sharing resolusinya, sangat menginspirasi, semoga kakak lebih sehat dan terwujud semua resolusinya kak.. Aaammiinn

  4. Aamiin, ikut mendoakan semoga tercapai satu persatu ya, Teh..
    Dan terutama semoga sehat selalu, karena dengan sehatlah kita bisa melakukan hal apapun, termasuk untuk mewujudkan resolusi ini..

    Sepertinya baru maen kesini,
    salam kenal dari diarymahasiswa.com

  5. Semangat mengwujudkan resolusi resolusinya Eka! Tahun lalu cuma beberapa dari resolusiku yang tercapai, ya mungkin krna kurang spesifik menuliskan resolusinya seperti yang km lakukan, juga karena usaha yang kurang. Semoga 362 hari ke depan bisa semakin bermakna buat kita 😊

  6. Hai Eka, baru pertama kali baca blog resmi kamu hahaa. It’s nice resolutions I thought. Aku bukan typical orang bikin resolusi, tapi mungkin ini bisa dicoba 🙂 Ada 2 hal di sini yang aku setuju banget, satu jaga kesehatan dan kedua konsisten nulis blog. Ditunggu postingan lainnya ya, good luck!!

  7. Resolusinya keren, variatif gitu. Mungkin dari beberapa resolusi yang disebut bisa mengisi satu sama lain. Maksudnya kita kan enggak tahu resolusi mana yang bakal terjalani dengan baik, mana yang bakal menemui hambatan. Cerdiknya penulis dapat menyebutkan ide-ide cemerlang, yang menurut saya, jika satu resolusi terhambat dia dapat mengerjakan yang resolusi yang lain dulu. Anyway, good luck for your resolution in 2018.

  8. Semoga tahun ini tetep sehat ya Ka sehingga semua resolusiya bisa tercapai. Aku mau kasi saran juga sih klo mslah lupa deadline gtu. Km bisa pake reminder gtu. Jd km set di hp H-1 minggu dan H-beberapa hari waktu pengumpulannya. Jd km terus diingetin.
    Good luck ya buat th 2018 ini 🙂

  9. Istirahat sementara tidaklah berarti membuang waktu tapi untuk merenung, refresh, mengumpulkan energi dan pada saatnya akan…cusss…terbang mengangkasa bersama resolusinya

  10. Sangat menginspirasi resolusinya,, semoga terwujud semua ya 😊. Mungkin bisa ditambah resolusinya untuk bisa ikut pemilihan PI 😏 semangat terus!!

  11. Semua orang pasti pernah mengalami sesuatu rintangan dalammperjalanan hidupnya atau bahkan jatuh.tapi….jangan hitung berapa kali jatuh, hitung berapa kaliusahamu bangun dari jatuh tersebut.
    Tentu dengan semangat, kemauan,keyakinan,perjuangan,dan doa tentunya.
    saya menanggapi tentang yang anda uraikan di artikel ini.sangat cukup bagus.dengan refleksi sehingga tau, manayang baik dan tidak.bagaimana tindakan preventif dan pemecahan suatu masalah, yang tentunya membuat semua sesuai target dan cita-cita.
    Artikel yang anda tulis, sangat menjadi cermin bagi kami pembaca atau penikmat, karenna pengalaman yang anda sampaikan dan menjadi guru d kehidupan ini, sebagai perenungan bagaimana seharusnya, agar semua baik adanya.terima kasih atas pelajaran hidup d artikel ini.

  12. Wah kk eka yani memang luar biasa inspiratif. Kk bener2 wanita yang prodiktif dan kreatifitas tanpa batas. Semangat dan sukses terus ya kk 🙂

  13. Sangat menginspirasi kak, setuju banget sama kalimat “Jika sakit menyerang, produktivitas pun berkurang” . Semoga di tahun 2018 ini, semua revolusi kakak dapat terwujud dengan lancar. 😊

      1. Resolusi paling menarik wislist no 2, 6, dan 9 terpenting. Info kalo ada kegiatan di wislist” itu. Jangan lupa istirahat yg cukup juga.. Btw mengalami operasi dan pemulihan memang memerlukan waktu yg tidak sedikit. Benar kata tulisan ini jgn sampai sakit menjadi halangan buat kita mencapai resolusi itu.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: